Jokowi Ingatkan Menteri Jangan Umbar Perbedaan Didepan Publik
https://liputan-69.blogspot.com/2015/11/jokowi-ingatkan-menteri-jangan-umbar.html
Presiden Joko Widodo mengingatkan para menterinya agar saling bekerja sama dan tidak mengumbar perbedaan di ruang publik. Menteri yang berbeda pendapat hanya boleh disampaikan dalam forum-forum terbatas.
"Saya menegaskan agar menghindari tabrakan di antara lembaga, kementerian. Tidak ada yang namanya polemik di publik yang menggambarkan perbedaan-perbedaan," kata Jokowi saat membuka sidang kabinet paripurna di Istana Bogor, Senin, 23 November 2015.
Jokowi menegaskan perbedaan antara kementerian dan lembaga hanya boleh disampaikan di dalam

"Saya menegaskan agar menghindari tabrakan di antara lembaga, kementerian. Tidak ada yang namanya polemik di publik yang menggambarkan perbedaan-perbedaan," kata Jokowi saat membuka sidang kabinet paripurna di Istana Bogor, Senin, 23 November 2015.
Jokowi menegaskan perbedaan antara kementerian dan lembaga hanya boleh disampaikan di dalam
forum rapat kabinet. Konsolidasi kementerian dan lembaga harus betul-betul sudah selesai.
Konsolidasi, kata dia, bukan hanya antara kementerian dan lembaga, tapi juga antarprogram. "Semua program terintegrasi, terkonsolidasi dengan baik, garis lurus dengan visi dan misi Presiden."
Para menteri dan pemimpin lembaga diminta membuat terobosan yang cepat dan dengan pola-pola baru. Jokowi mengingatkan para menteri agar tidak terjebak dalam kebiasaan masa lalu. "Jangan terjebak dengan business as usual," ujarnya.
Selain itu, dalam rapat paripurna, Jokowi meminta para pembantunya untuk terus meningkatkan komunikasi dengan rakyat. "Masyarakat harus didengar, ajak masyarakat melakukan terobosan."
Siang ini, Presiden mengadakan rapat paripurna dengan topik penetapan program kerja pemerintah pada tahun 2016. (tempo.co)
Konsolidasi, kata dia, bukan hanya antara kementerian dan lembaga, tapi juga antarprogram. "Semua program terintegrasi, terkonsolidasi dengan baik, garis lurus dengan visi dan misi Presiden."
Para menteri dan pemimpin lembaga diminta membuat terobosan yang cepat dan dengan pola-pola baru. Jokowi mengingatkan para menteri agar tidak terjebak dalam kebiasaan masa lalu. "Jangan terjebak dengan business as usual," ujarnya.
Selain itu, dalam rapat paripurna, Jokowi meminta para pembantunya untuk terus meningkatkan komunikasi dengan rakyat. "Masyarakat harus didengar, ajak masyarakat melakukan terobosan."
Siang ini, Presiden mengadakan rapat paripurna dengan topik penetapan program kerja pemerintah pada tahun 2016. (tempo.co)